http://picasion.com/gl/2jwY/


widgets
http://picasion.com/gl/1Nts/

MERATAPI DALAM HIDUP INI (I)

Kesedihan akan menghampiri setiap orang. Kehadirannya tentu setelah keriangan, kegembiraan dan kebahagiaan meninggalkan kita.Sedih dan gembira itu mirip sebuah koin mata uang;satu sisi dengan yang lainnya terus berpasangan.Karenanya,,ses ungguhnya tidak ada kegembiraan tanpa kesedihan.Dan andaikata kesedihan itu ditiadakan dari dunia,,maka kegembiraan pun tak bermakna!!... Kapan kita bergembira atau berbahagia??,,tentu saja ketika kita sedang berada di sebuah tempat,waktu dan keadaan dimana kita bisa membayangkan betapa saat itu kita sangat sedih,menderita atau berduka. ... Jadi,,sebenarnya kehadiran suasana bersedih adalah menjadi keharusan bagi sebuah arti kegembiraan dan kebahagiaan itu sendiri.Bukankah kita akan benar-benar bergembira dan bahagia rasanya bila kita berhasil melampaui saat-saat berkesedihan itu??,,lalu bagaimana mungkin kita bisa mengatakan hati senang atau bahagia,, sementara kita tidak merasakan kesedihan??.. ... Sedih dan gembira itu juga mirip dengan cinta dan benci,,selalu berpasangan seperti siang dan malam.Rasulullah Saw berpesan; kalau kita mencinta atau menyayangi seseorang hendaknya sewajarnya saja.Jangan berlebih;karena siapa tahu orang yang kita cinta dan sayangi hari ini ternyata menjadi orang yang paling kita benci di hari lain. Begitu pula ketika kita membenci seseorang,, hendaknya kita membencinya sewajarnya saja;karena siapa tahu orang yang kita benci hari ini menjadi orang yang kita cintai di kemudian hari!!!.. Kata kuncinya adalah,, bahwa setiap pribadi muslim harus dapat membangun prasangka baik dan optimistik bahwa Allah SWT sedang menguji kecintaan kita bila kita ditimpa kemalangan;Allah SWT sedang memberikan kita pelatihan agar kita menjadi kuat.Dan,,kita selalu berkeyakinan kalau Allah SWT tidak akan menimpakan kesusahan,ksedihan dan musibah kecuali karena Allah SWT sudah mengukur kadar dan kualitas kemampuan kita...... Kalau kita sudah bisa memahami dan menyadari kalau kesedihan bagian yang penting dari kegembiraan;kalau segala penderitaan dan kesusahan itu datang dari Allah SWT. Kemudian,,apakah kita harus membiarkan diri berkubang,berlama-lama larut dalam dekapan kesedihan??... so,,kenapa kita tidak justru membangun optimisme dan harapan baru#. Kudengar sapaanmu... uraikan kalimat tentang keindahan-Nya yang begitu Memuja... dan Kurepihkan segala tuturku... yang lantunkan amarah karena adanya angkara murka melanda isi semesta raya-Nya utk bangunkan hatimu yang terlelap dalam kenikmatan gelora jiwa kita beradu... iringi segala perbedaan karna Hikmah nyata Kebenaran-Nya Disatu sisi jiwamu dalam ketenangan... dan disatu sisi yang lainnya jiwamu semakin gusar... karena hadirku yang tak pernah terkehendaki oleh sebuah rencana tapi Kehendak dan Kuasa-Nya meliputi relung hati.... Aku dalam ketenggelaman dikeluasan samudera Cinta- Nya... Aku dalam tatanan Kemabukan yang tak pernah semua mengira... inilah hakiki hidup yang terjalani maupun kualami... tentang hidupnya kehidupan diri yang kau lihat dalam keremangan sang malam adalah sebuah Keindahan sedangkan yang Aku pandang adalah Kericuhan hati yang bersemayam yang bertebaran diselurung ruang isi dunia-Nya,hati para insan... Inilah wacana hidup dalam harmoni kehidupan yang nyata yang bersemayam dikedalaman hati insan... yang memiliki beragam beda pandangan... semua ini tentang sebuah hakiki kehidupan,antara Kau dan Aku... antara kau dan Aku juga semuanya... yang membuatku tenang dalam segala Kegusaran karena ulah para insan... yang berkecamuk tebarkan siksa pada Sang Alam-Nya... Ya Allah Al haq Jalla Jallalluhu... Kepada-Mu semua ini kembali... Engkau Ciptakan segala Kebathilan dan pastinya Engkau tebarkan HAQ-MU yang nyata didunia... Kepada-Mu,Kami kan kembali... dan bawalah Kami dalam Fitrah yang semula dalam Kesucian-Mu,Al QUDDUS...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Daftar Blog Saya

Banyak hal di Dunia yang takkan sanggup kita fikirkan sendiri, banyak tawa yang tak seru jika dinikmati seorang diri, banyak air mata yang terlalu pedih untuk dialirkan sendiri, untuk itulah kita membutuhkan saudara/teman, membagi setiap kebaikan, mengoreksi tiap kesalahan, Ya Rabb....... Jika sekarang saudara/riku/teman2ku yang sedang tersenyum? Semoga menjadi ibadah, jika bersedih? Semoga kesedihan nya bisa menghidupkan hati dan jiwa. Jika sedang lelah? Semoga kelelahan nya menjadi penggugur dosa dosa. Aamiin ya Allah.
gif

KLIK SITE BUKERAN