http://picasion.com/gl/2jwY/


widgets
http://picasion.com/gl/1Nts/

amanah&silaturrahmi penyelamat di atas shirat Jahanam

Hanya amanah dn silaturahim yang akan berdiri Diatas kedua sisi Shirath , bukan amal-amal lainnya. hal ini disbabkn krena keagungan kedua amal trsbut disisi Allah SWT. Hudzaifah me riwayatkan bahwa ia berkata , "Rasulullah bersabda :.....lalu, mrka mendatangi Muhammad SAW, lantas iapun brdiri , Maka diizinkanlah untuknya , dan di utuslh amanh srta silaturahim, lalu keduanya berdiri di kedua tepi Shirat, kanan dn kiri. Maka yang pertama diantara .kalian melewati nya seperti..... kilat... (HR Muslim (195) dn Al-Hakim : 4/631) Ssungghnya amanah dan silaturahim itu ...berdiri di kedua sisi shirath untuk mem perkokoh orang yang menunai kan hak amanh dn silaturahim ketika meniti shirath atau men jatuhkan org yg mlalaikannya Dlm riwyt Al-Jubair bn Muthim r.a ditegaskan lagi nabi brsbda : "Tidak akn msuk surga orang yang memutuskan silaturahim ( HR Bukhari (5964), Muslim (2556), Ahmad dalam musnad (16291) Keagungn srta kemu liaan amanah dan silaturahim mngharuskn hmba- hmbanya memperhatikan hak amanah dan silaturahim itu. Disana ke duanya akan tampil dihadapan orang yang amanah dan yang berkhiant srta org yg menyam bung silaturhmi dn orng yang memutuskannya. Amanah dan silaturahmpun akan membela orang yang benar-benar telah menjaga keduanya. Selain itu , keduanya juga menjadi saksi atas orang yng meninggalkan dn mnyia- nyiaknnya. Kduanya agar tmpak perbedaan antara kedua golongan tersebut. At-Thibi brkta : Diutusnya amanh dan silaturahim disbbkn kemu liaan dn keagungan keduanya. Shingga amanh dn silaturahim itu mnggambarkan dua sosok makhluk berdasarkan sifat yang dikehendaki Allah.
Amanah dan silaturahim ini
akan berdiri meminta hak dan
pertanggung jawaban pada
setiap orang yang akan
melewati shirath. Siapa saja
yang akan menunaikan hak
amanah dan silaturahim ,
tentulah keduanya membantu
orang itu untuk melewati
shirath. Jika tidak, tentulah
amanah dan silaturahim akan
meninggalkannya.
Diriwayatkan secara Mauquf
( jalur yang periwayatannya
hanya sampai sahabat)
Bahwa ibnu Mas'ud berkata :
"Berperang dijalan Allah
dapat menghapus seluruh
dosa, kecuali amanah". Ia
berkata lagi, "Didatangkanlah
seorang hamba pada hari
kiamat , meskipun ia telah
berperang dijalan Allah ,
lantas dikatakan (kepada-
nya ), "Tunaikanlah
amanahmu!"
Hamba itu berkata , "Ya
Rabbku , bagaimana saya bisa
dapat menunaikannya,
sementara dunia telah
berlalu?"
Maka dikatakan, "Bawalah ia
ke neraka Hawiyah", Lalu
hamba itu dibawa pergi ke
neraka Hawiyah.
Lantas amanah itu tampil
dihadapannya sebagaimana
bentuknya pada saat amanah
itu diserahkan padanya.
Kemudian hamba itu
melihatnya dan
mengenalinya, lalu ia
mengejar dan mencari
amanah itu hingga iapun
mendapatinya.
Kemudian ia memikul amanah
itu diatas kedua pundaknya
sampai ketika ia yakin ia akan
keluar, tergelincirlah amanah
itu dari pundaknya sehingga
ia terus mencari amanah itu
selama-lamanya.
Selanjutnya ibna Mas'ud
berkata : "Shalat adalah
amanah, wudhu adalah
amanah, timbangan adalah
amanah dan banyak lagi yang
ia sebutkan ~ sedang amanah
yang paling berat dari semua
itu adalah barang-barang
titipan"
Zadzan berkata , "Lalu aku
mendatangi Barra bin Azib
dan kukatakan , "tidakkah
engkau perhatikan apa yang
dikatakan Ibnu Mas'ud?
Apakah memang seperti itu?,
Barra berkata, "ia benar,
tidakkah engkau mendengar
Allah berfirman :
"Sesungguhnya Allah
menyuruh kamu
menyampaikan amanat
kepada yang berhak
menerimanya, dan (menyuruh
kamu ) apabila menetapkan
Hukum diantara manusia
supaya kamu menetapkan
dengan adil. Sesungguhnya
Allah memberi pengajaran
sebaik-baiknya kepadamu.
Sesungguhnya Allah adalah
maha Mendengar lagi Maha
melihat (An-Nisa : 58)
Sungguh memprihatinkan bila
seorang muslimin melalaikan
amanah dalam berbagai
urusan terutama dalam
beribadah, dalam menjaga
anak dan keluarganya. Begitu
juga dalam pekerjaan dan
tugas-tugasnya. mereka yang
meninggalkan kejujuran dan
tidak menjaga komitmen
terhadap tugas dan
pekerjaan itu. Mereka juga
meninggalkan ketaatan
terhadap pemimpinnya,
sedangkan itu termasuk
amanah.
Wallahualam
( Sumber : Dr Muhammad An-
Nuaim : "Diatas Titian
Jahannam")

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Daftar Blog Saya

Banyak hal di Dunia yang takkan sanggup kita fikirkan sendiri, banyak tawa yang tak seru jika dinikmati seorang diri, banyak air mata yang terlalu pedih untuk dialirkan sendiri, untuk itulah kita membutuhkan saudara/teman, membagi setiap kebaikan, mengoreksi tiap kesalahan, Ya Rabb....... Jika sekarang saudara/riku/teman2ku yang sedang tersenyum? Semoga menjadi ibadah, jika bersedih? Semoga kesedihan nya bisa menghidupkan hati dan jiwa. Jika sedang lelah? Semoga kelelahan nya menjadi penggugur dosa dosa. Aamiin ya Allah.
gif

KLIK SITE BUKERAN